Makna Gadis-gadis yang Bijaksana dan yang Bodoh dalam Matius 25:1-12

Authors

  • Ariyanto Sekolah Tinggi Teologi Borneo Author
  • Marfy Simatauw Sekolah Tinggi Teologi Borneo Author

DOI:

https://doi.org/10.63830/1c9dab88

Keywords:

Gadis Bijaksana, Gadis Bodoh, Injil Matius, Orang Kristen

Abstract

Abstract: In the Gospels it also records the day of Jesus' second coming in a parable. Regarding His
second coming, as told in the Book of Matthew about "Wise virgins and foolish virgins," we should
be aware of the meaning of this parable. Then what about our lives now? Will we be like wise girls?
Or do we become like stupid girls? So, in the parable of the wise and foolish girls, five of the girls
entered the groom's house, while the other five found the door locked. This separation of good from
evil continues in the parable of the talents (Matthew 25: 14-30), and the explanation of a shepherd
who separates sheep from goats (Mat. 25: 31-33). We see because the number of wise virgins is the
same as foolish ones, some people observe how Christ is very concerned about this, as if he hopes
that the number of true believers is close to the number of hypocrites because life in this world is full
of hypocrisy, or at least He wants to teach us to expect the best for believers. Being generous and
loving are good things for them. In evaluating ourselves, we must remember that it is difficult to get
it because it is not easy for us to go through but we must remember that our salvation leader brings
many people to glory.
Keywords: Wise girl, Stupid girl, the gospel of Matthew, Christian
Abstrak: Dalam kitab Injil pun mencatat akan hari dimana kedatangan Yesus yang kali kedua dalam
sebuah perumpamaan. Berkaitan dengan kedatanganNya kali kedua, seperti yang dikisahkan dalam
Kitab Matius mengenai “Gadis-gadis yang bijaksana dan gadis-gadis yang bodoh”, seharusnya kita
sadar akan makna dari perumpamaan ini. Lalu bagaimana dengan kehidupan kita yang sekarang?
Akankah kita menjadi seperti gadis-gadis yang bijaksana? Ataukah kita menjadi seperti gadis-gadis
yang bodoh? Jadi di dalam perumpamaan tentang gadis-gadis yang bijaksana dan gadis-gadis yang
bodoh, lima gadis masuk ke dalam rumah mempelai pria, sedangkan lima yang lain mendapatkan
pintu sudah terkunci. Tentang pemisahan yang baik dari yang jahat ini dilanjutkan di dalam
perumpamaan tentang talenta (Matius 25:14-30), dan penjelasan tentang seorang gembala yang
memisahkan domba dari kambing (Matius 25:31-33). Kita melihat karena jumlah gadis yang
bijaksana sama dengan gadis yang bodoh, beberapa orang mengamati betapa Kristus sangat
memperhatikan hal ini, seolah-olah Ia berharap bahwa jumlah orang percaya yang sejati mendekati
jurnlah orang munafik karena dalam kehidupan di Dunia ini penuh dengan kemunafikan, atau
setidaknya Ia mau mengajar kita untuk mengharapkan yang terbaik bagi orang-orang percaya.
Bermurah hati dan penuh kasih merupakan hal-hal yang baik bagi mereka. Dalam menilai diri
sendiri, kita harus ingat bahwa sulit untuk mendapatkannya karena tidak mudah bagi kita untuk
melaluinya tetapi kita harus ingat bahwa pemimpin keselamatan kita membawa banyak orang kepada
kemuliaan.
Kata Kunci: Gadis bijaksana, Gadis bodoh, injil matius, orang kristen

Downloads

Published

2025-03-23

Issue

Section

Articles

How to Cite

Makna Gadis-gadis yang Bijaksana dan yang Bodoh dalam Matius 25:1-12. (2025). ICHTUS: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristiani, 1(2), 37-47. https://doi.org/10.63830/1c9dab88