Dampak Pelayanan Sekolah Minggu bagi Kehidupan Rohani Anak-Anak di Gereja Lokal

Authors

  • Puspa Weni Sekolah Tinggi Teologi Berita Hidup, Karanganyar Author
  • Dina Kristiani Sekolah Tinggi Teologi Berita Hidup, Karanganyar Author
  • Ali Matius Sekolah Tinggi Teologi Borneo Author

DOI:

https://doi.org/10.63830/n6c73894

Keywords:

Pelayanan Sekolah Minggu, Kehidupan Rohani, Anak-anak

Abstract

Abstract: The church is a place to foster congregation members so that they continue to have a good
relationship with God. Children in the local church are also members of the congregation who are
part of the body of Christ, so the Sunday school ministry is a ministry that is very closely related to
the church. The research method used in this research is library research. So the role of the Sunday
school teacher is also significant in this ministry. Through proper and effective ministry by Sunday
school teachers, children can be guided and grow spiritually to live in the knowledge of Christ
increasingly.
Keywords: Sunday school ministry, spiritual life, children
Abstrak: Gereja merupakan wadah untuk membina warga jemaat agar tetap memiliki hubungan
yang baik dengan Tuhan. Anak-anak di gereja lokal juga adalah warga jemaat yang merupakan
bagian dari tubuh Kristus itu, sehingga pelayanan sekolah minggu merupakan pelayanan yang
sangat erat kaitannya dengan gereja. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah
studi kepustakaan (library research). Maka dapat disimpulkan bahwa eranan guru sekolah minggu
juga sangat penting dalam pelayanan ini. Melalui pelayanan yang tepat dan efektif oleh para guru
sekolah minggu, anak-anak dapat dibimbing dan bertumbuh dalam kehidupan rohani mereka
sehingga semakin hari semakin hidup dalam pengenalan akan Kristus.
Kata kunci: pelayanan Sekolah Minggu, kehidupan rohani, anak-anak

Published

2025-03-26

Issue

Section

Articles

How to Cite

Dampak Pelayanan Sekolah Minggu bagi Kehidupan Rohani Anak-Anak di Gereja Lokal. (2025). ICHTUS: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristiani, 3(2), 80-86. https://doi.org/10.63830/n6c73894