Penerapan Metode Pembelajaran Kooperatif dalam Meningkatkan Spiritualitas Kristen pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Kristen Terhadap Siswa Kelas Tujuh dan Delapan Agama Kristen di SMP Negeri 02 Pontianak
DOI:
https://doi.org/10.63830/3056e592Keywords:
penerapan, metode, pembelajaran kooperatif, spiritualitas KristenAbstract
Abstract: The world of education is a process that aims to influence students to gain broad knowledge so that they can become responsible leaders in any case. In the world of education there is a need for learning methods that can improve student education specifically, namely, Christian spirituality. Therefore, the authors want to conduct this research so that it aims to find out how the results of the application of cooperative learning methods improve Christian spirituality. School is a place where the learning process takes place which aims to lead to a good future. The teacher is one of the active people in the role that has the responsibility to foster, educate, direct, guide and teach students as the nation's future. In teaching students in the classroom the teacher must have a method to teach well, therefore with the application of the cooperative method it can be said that one model of group learning has cooperation to achieve common goals. This learning method is applied aiming to lead to a better direction and can bring good changes to students, specifically to be able to improve Christian spirituality. This research was conducted to improve Christian spirituality through cooperative learning methods. The results of this study indicate that the cooperative learning method succeeded in increasing students' Christian spirituality in learning Christian religious education
Keywords: Applications, Methods, Cooperative Learning, Christian Spirituality
Abstrak : Dunia pendidikan adalah suatu proses yang bertujuan untuk mempengaruhi siswa agar mendapatkan ilmu pegetahuan yang luas sehingga dapat menjadi seorang pemimpin yang bertanggung jawab dalam hal apapun itu. Didalam dunia pendidikan perlu adanya metode pembelajaran yang dapat meningkatkan pendidikan siswa secara khusus yaitu, spiritualitas Kristen.Oleh karena itu, penulis ingin melakukan penelitian ini supaya bertujuan untuk mengetahui bagaimana hasil dari penerapan metode pembelajaran kooperatif dalam meningkatkan spiritualitas Kristen. Sekolah adalah tempat terjadinya proses pembelajaran yang bertujuan menuju masa depan yang baik. Guru merupakan salah satu orang yang aktif dalam berperan yang memiliki tanggung jawab untuk membina , mendidik, mengarahkan, membimbing dan mengajar peserta didik sebagai penerus bangsa. Dalam mengajar siswa didalam kelas guru harus memiliki metode untuk mengajar dengan baik, oleh karena itu dengan adanya penerapan metode kooperatif dapat dikatakan salah satu model pembelajaran kelompok yang memiliki kerja sama untuk mencapai tujuan bersama. Metode pembelajaran ini diterapkan bertujuan untuk membawa kearah yang lebih baik dan dapat membawa perubahan baik bagi peserta didik , secara khusus untuk dapat meningkatkan spiritualitas Kristen. Penelitian ini dilakukan untuk meningkatkan spiritualitas Kristen melalui metode pembelajaran kooperatif.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa metode pembelajaran kooperatif berhasil meningkatkan spiritualitas Kristen siswa dalam pembelajaran pendidikan agama Kristen.
Kata kunci: Penerapan, Metode, Pembelajaran Kooperatif, Spiritualitas Kristen
References
Syaiful Sagala, Konsep dan Makna Pembelajaran (Bandung: Alfabeta,2010) hal 62
Kosasih, Strategi Belajar dan Pembelajaran Implementasi Kurikulum 2013, (Bandung: Yrama Widya,2014) hal 13
Sundayana, Rustina. Media Pembelajaran,(Bandung: Alfabeta,2013)
Rusman, Model-Model Pembelajaran: Mengembangkan Profesionalisme Guru, (Jakarta: Raja Grafindo Persada,2012)hal 176-182 Wina Sanjaya, Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar Proses Pendidikan (Jakarta:Prenada Media Group, 2011) hal 198
Jamil Suprihatiningrum, Strategi Pembelajaran Teori & Aplikasi (Jogyakarta: Ar-Ruzz Media, 2013 )hal 201
Triyanto, Mendesain Model Pembelajaran Innovative, Progresif, konsep, Landasan, Dan Implementasi Pada Kurikulum Tingkat Satuan Guruan (KTSP), (Jakarta:Kencana, 2010) hal 57
Anita Lie, Cooperative Learning (Jakarta: PT Grasindo, 2007), hal 30
Dr. Hamdani, M.A. Pengembangan Sistem Pendidikan di Indonesia, (Bandung: CV Pustaka Setia, 2013), hal 199-200
Alister E. Mcgrath, Spiritualitas Kristen, (Medan:Bina Media Perintis, 2007) hal 3
Paul G. Caram, Kekristenan Sejati, (Jakarta: Nafiri Gabriel, 1999), hal 49-51
Ronald W. Leigh, Melayani dengan Efektif,(Jakarta: Gunung Mulia, 1996), hal 11Pola Hidup Kristen Penerapan Praktis, (Malang: Gandum Mas, 1997), hal 49-89 File:///C:/Users/az/Downloads/Documents/PRK--Pelajaran_02.pdfhttps://pesta.sabda.org/prk_pel02
Richard J. Foster, Celebration of Discipline (San Francisco: Harper & Row,1978),hal 138 https://datadatakebenaran.blogspot.com/2016/05/belajar-firman-tuhan.htmlhttps://learning.sabda.org/baca.php?=prkProf. Dr. Oemar Hamalik, Proses Belajar Mengajar, (Jakarta:PT Bumi Aksara, 2014), hal 79
Dr. Hardi Budiyana S.PAK,M.Th, Dasar-dasar Pendidikan Agama Kristen, (Yogyakarta: Berita Hidup Seminary, 2011), hal 2
Winatasahirin, identitas dan Ciri Khas Pendidikan Kristen, (Jakarta: BPK Gunung Mulia,2003), hal 153
Thomas H. Groome, Christian Religious Education, (Jakarta:BPK Gunung Mulia, 2010), hal 47-48 Tulus Tu’u, Peran Disiplin Pada Perilaku dan Prestasi siswa, (Jakarta:Grasindo, 2004), hal 127
Herman Yosep Sunu Endrayanto, Yustina Wahyu Harumurti, Penilaian Belajar Siswa di Sekolah, (Yogyakarta: PT KANISIUS,2014), hal 15-16
Tohirin, Psikologi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam, (Jakarta: Rajawali Pers, 2011), hal 165
Drs. Nana Sudjana, Dasar-Dasar Proses Belajar Mengajar (Bandung: SINAR BARU ALGENSINDO, 2014), hal 17-18
Howard Hendricks, The 7 Laws of The Teacher, (Atlanta: Walk Through The Bible Ministries, 1987), hal 37
Dep. Pend. Dan Kebudayaan, Kamus Besar Bahasa Indonesia, (Jakarta:Balai Pustaka. 1990), hal 601
Kemedikbut, “Kamus Besar Bahasa Indonesia”





