Pengertian Teologis Gereja Berdasarkan  Kitab-Kitab Taurat dan Implementasinya untuk Masa Kini

Authors

  • Agustinus Djali Sekolah Tinggi Teologi Borneo Author
  • Maswati Daya Sekolah Tinggi Teologi Borneo Author

DOI:

https://doi.org/10.63830/c0zt9z70

Keywords:

gereja, kitab-kitab taurat, implementasi

Abstract

Abstract: Since the church was founded, it has been faced with problems. The fathers have tried
to lay the foundation of church teachings very fundamentally, but until today it seems that the
problems have not disappeared, instead there are deviations in both doctrine and service that
open up gaps for misguidance and cause church growth to stagnate. Therefore, the church
should immediately introspect and return to its basic principles, namely "building a church
based on the Bible, both the Old and New Testaments." The church in the time of Moses was
an ancient church that was built by God in the beginning, it should be an example and role
model for the church today. The purpose of this study: First: to study the nature of the church
based on the books of the Torah so that today's congregation can have a theological
understanding of churching so that they can apply it in their lives and congregational services.
Second: to emphasize that the teachings about the true Church are also found in the books of
the Torah, not only in the books of the New Testament. Third: to try to implement the
theological understanding of the church based on the books of the Torah for today so that the
congregation continues to strive to improve its teaching and performance in churching. This
can be done through Theological Schools and seminars, sermons, and Bible studies, and cell
groups in local churches.
Keywords: Church of the Torah, Implementation.
Abstrak: Sejak gereja berdiri terus diperhadapkan dengan masalah. Para bapa telah berusaha
meletakkan fondasi ajaran gereja dengan sangat fundamental, namun sampai pada hari ini pun
nampaknya masalah belum juga sirna, sebaliknya muncul penyelewengan baik dalam doktrin
mapun pelayanannya yang membuka celah bagi penyesatan dan mengakibatkan pertumbuhan
gereja mengalami stagnant. Maka gereja hendaklah segera mengintrospeksi diri serta kembali
kepada azas dasarnya yakni “membangun gereja berdasarkan pada Alkitab baik PL maupun
PB”Gereja pada jaman Musa merupakan gereja purba yang telah dibangun oleh Allah pada
mulanya, seharusnya menjadi contoh dan teladan bagi gereja pada masa kini. Tujuan penelitian
ini : Pertama: untuk mempelajari hakikat gereja berdasarkan kitab-kitab Taurat agar jemaat
masa kini dapat memiliki suatu pemahaman teologis tentang bergereja sehingga dapat
mengaplikasikannya dalam kehidupan dan pelayanan berjemaat. Kedua: untuk menegaskan
bahwa ajaran tentang Gereja yang benar juga terdapat dalam kitab-kitab Taurat, bukan hanya
pada kitab-kitab P B. Ketiga: berupaya mengimplementasikan pengertian teologis gereja
berdasarkan kitab-kitab Taurat untuk masa kini sehingga jemaat terus berupaya meningkatkan,
pengajaran dan kinerjanya dalam bergereja. Hal ini dapat dilaksanakan melalui Sekolah-
Sekolah Teologi dan seminar-seminar, khotbah, serta penelahan Alkitab, komsel pada gereja
lokal.
Kata Kunci:Gereja kitab-kitab Taurat, Implementasi

References

Herlianto, Gereja Modern Mau Kemana? Bandung: Yabina, 1995

Henry Efferin, Isu-Isu Pastoral Ekklesiologi Kontemporer, Diktat kuliah, Batu : Institut Injil Indonesia, 2009

Jan S. Aritonang, Berbagai Aliran di Dalam dan di Sekitar Gereja, Jakarta: BPK, 200 Nana Syaodin Sukmadinata, Penelitian Pendidikan, PT Remaja Rosdakarya, 2013 Hamid Darmadi, Penelitian Pendidikan, Alfa Beta Bandung, 2011

B. S. Mardiatmadja, Ekklesiologi: Makna & Sejarahnya, Yogyakarta: Kanisius, 1986

John Stott, Suatu Umat, Menuntun Gereja Menjadi suatu Umat yang Melayani, Malang: Seminari Alkitab Asia Tenggara 1992

Caprili Guanggaa Aku daan Gereja (Ajaran Alkitaab Tentang Gereja), Malang, Seminari Alkitab Asia Tenggara, 1992

Gerhard F. Hasel, Teologi Perjanjian Lama Masalah-Masalah Pokok Dalam Perdebatan Saat Ini, Malang: Gandum Mas, 2006

Rodney Paterson, Masih Relevankah Perjanjian Lama di Era Perjanjian Baru, Ed. By John S. Feinberg, Malang: Gandum Mas, 1996

T.G.R Boeker, Sejarah Metodologi Ilmu Theologia Perjanjian Lama, Batu: I.I.I, 1992

Ola Tuluan, Eksposisi Surat Galatia, Batu-Malang: Sekolah Tinggi Theologia I-3, 1994), Herman Ridderbos, Paulus: Pemikiran Utama Theologinya, Surabaya: Penerbit Momentum,

2008

Stevri Indra Lumintang, Misiologi Kontemporer; Menuju Rekonstruksi Theologia Misi yang Seutuhnya, Batu: Departemen Literatur PPII, 2006

B. S. Mardiatmadja, Ekklesiologi: Makna & Sejarahnya, Yogyakarta: Kanisius, 1986

John Stott, Suatu Umat, Menuntun Gereja Menjadi suatu Umat yang Melayani, Malang: Seminari Alkitab Asia Tenggara 1992

Walter Broeggemann, Theology of the Old Testament, Testimony, Desputes, Advacasy, Minneapolis: Fortrees Press 1997

Martin B. Dainton, Gereja Milik Siapa, Jakarta: Yayasan Komunikasi Bina Kasih, 1994

J. H. Kuertz, Scrificial Warship of the Old Testament, Gran Rapids Michigan: Baker Book House, 1980

W. G. Modrehead, Studies in the Mosaic Institutions, (Xenia, Ohio: Dayton, Ahio United Brathren Pubilishing House W.B. Fune, Agent,

W.S. Lasor, D.A. Hubbard dan F.W. Bush, Pengantar Perjanjian Lama 1 Taurat dan Sejarah,

(Jakarta: BPK, 2002)

Donald Guthrie, Tafsiran Alkitab Masa Kini 1;Kejadian- Ester, Jakarta: Yayasan Komunikasi Bina Kasih/OMF, 1995

J. A. Thomson, Deuteronomy an Introduction & Commentary, Tyndale Old Testament Commentaries, Ed by D. J, Wiseman, Douners Crove Illinois: Inter Varsity Press, 1974 Matthew Hanry, Commentary on the Whole Bible, Genesis to Revelation, Ed. By Leslie F.

Church, Grand Rapids Michigan: Zondervan Publishing House, 1980

R.E. Clements, Old Testament Theology; A Fresh Aproach, Marshalls Theological Library, 1978

J. Verkuyl, Etika Kristen Bagian Umum, Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2002

Guntur Andika Alan Roh Lani, “Makna Kesatuan Roh Berdasarkan Efesus 4:3-6 dan Implikasinya dalam Kehidupan Orang Kristen Masa Kini, Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani (ICHTUS) 4, No.2 (2023 tersedia dari https://ojs.sttborneo.ac.id/index.php/ichtus/article/view/55, diakses pada tangggal 11 November 2024

Guntur Andika Alan Roh Lani, “Ketuhanan Yesus ditinjau berdasarkan Frasa “I aini Anak Allah” dalam Yohanes 1:34 Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani (ICHTUS) 5, No.1 (2024); 9. Tersedia dari https://ojs.sttborneo.ac.id/index.php/ichtus/article/view/58,

diakses tanggal 11 November 2024

Downloads

Published

2025-11-09

Issue

Section

Articles

How to Cite

Pengertian Teologis Gereja Berdasarkan  Kitab-Kitab Taurat dan Implementasinya untuk Masa Kini. (2025). ICHTUS: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristiani, 5(2), 84-99. https://doi.org/10.63830/c0zt9z70